2017-02-27

JFX KBI SOSIALISASI KONTRAK MULTILATERAL KEPADA MEMBER

Dalam rangka mengembangkan industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) nasional, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama-sama dengan Kliring Berjangka Indonesia Persero (KBI) senantiasa melakukan inisiatif dan upaya pengembangan produk dan pasar.

Tanggal 23 Februari 2017, JFX dan KBI kembali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kontrak multilateral, khusunya kontrak KBIE (Kontrak Berjangka Index Emas) yang telah diluncurkan akhir tahun lalu.

Kegiatan sosialisasi dinamika perkembangan produk dan pasar dalam industri PBK ini dihadiri oleh Sekretaris Bappebti Didi Sumedi yang mewakili Kepala bappebti yang, Jajaran Direksi dan Komisaris JFX, jajaran Direksi KBI, Direktur Eksekutif dan para pengurus Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO), Pialang Berjangka dan Pedagang Berjangka. 

Pada kesempatan kegiatan sosialisasi ini, JFX dan KBI juga turut memaparkan hasil evaluasi hasil sementara ajang OLE10 Real Trading Competition untuk periode 1 serta pengumuman/penghargaan bagi para pemenang Member Award Wisata Religi 2016.

Acara ini diawali dengan kata sambutan dari Dirut JFX Stephanus Paulus Lumintang yang menyampaikan informasi perihal OLE10 Real  Trading Competition periode I yang terkini yaitu sebanyak 44 akun dari 6 perusahaan Pialang Berjangka. 

Kata arahan dari Kepala Bappebti yang disampaikan oleh Didi Sumedi juga turut mendukung inisiatif dan upaya yang dilakukan oleh BBJ dan KBI dalam rangka menggenjot perkembangan industri PBK di tanah air.

Acara berlanjut dengan Pengumuman/Penghargaan bagi pemenang Member Award Wisata Religi 2016 Pialang Berjangka, sebagai sebagai berikut:

Perusahaan Pemenang kategori Perusahaan Pialang Berjangka :

1.    PT Bestprofit Futures

2.    PT Rifan Financindo Berjangka

Sementara perusahaan Pemenang kategori Perusahaan Pedagang Berjangka adalah PT Royal Assetindo.
Sebagai bentuk apresiasi dari JFX atas kinerja para Pemenang, masing-masing perusahaan pemenang tersebut berhak mengirimkan 2(dua) orang personel yang mewakili perusahaan pada yang ditentukan oleh Perusahaan (sepanjang tahun 2017) untuk melakukan wisata religi sesuai dengan agama dan kepercayaannya.